Auto Height Logo

Kredit Macet, Bank Aceh Lakukan Penyuburan

Persoalan serius ditunjukkan adanya kredit bermasalah di Bank Aceh sebesar Rp251,628 miliar. Dari total itu, Rp212,980 miliar disumbang dari sektor UMKM. Padahal, penyaluran kredit untuk UMKM hanya sekitar Rp732 miliar. Artinya, kredit yang bermasalah di sektor ini mencapai 80 persen lebih.

Kredit Macet, Bank Aceh Lakukan Penyuburan

BANDA ACEH - Bank Aceh kembali merilis laporan Triwulan I Tahun 2016. Memperhatikan neraca keuangan dan laporan laba-rugi yang dipublikasi Bank Aceh hingga akhir semester pertama tahun ini atau per 30 Juni 2016. Dari laporan itu, ada sejumlah catatan penting yang menjadi titik perhatian para direksi bank plat merah tersebut.

Persoalan serius ditunjukkan adanya kredit bermasalah di Bank Aceh sebesar Rp251,628 miliar. Dari total itu, Rp212,980 miliar disumbang dari sektor UMKM. Padahal, penyaluran kredit untuk UMKM hanya sekitar Rp732 miliar. Artinya, kredit yang bermasalah di sektor ini mencapai 80 persen lebih.

Statistik ini tentu tak bisa dipandang sepele. Perlu perhatian serius dari manajemen bank untuk segera menekan angka tersebut. Selain itu, pembenahan internal juga perlu dilakukan. Patut diduga, ada pelanggaran prosedur yang dilakukan saat persetujuan kredit hingga peluncurannya.

Tak hanya itu, persoalan di bank milik daerah itu juga menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan. Menurut Laporan Hasil Pemeriksaan BPK tahun 2015, dana Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (PER) masih mengendap pada PT Bank Aceh per 30 April 2016 sebesar Rp86 juta.

Seabrek masalah tersebut mestinya menjadi spirit dari jajaran direksi Bank Aceh untuk berbenah. Penguatan manajemen dan SDM mutlak diperlukan untuk menggenjot target yang telah ditetapkan. Apalagi kondisi ini bertepatan dengan momentum pengalihan status Bank Aceh dari sistem konvensional menjadi syariah. Jika tidak, cita-cita awal pendirian bank ini, 43 tahun lalu, tak akan tercapai.

Kepolisian ataupun kejaksaan juga tak bisa menganggap kecil masalah ini. Uang sebesar Rp251,628 miliar itu adalah milik rakyat Aceh. Tentu polisi maupun jaksa harus berani mengusut semua kredit macet. Terlebih, sejumlah politisi maupun pengusaha yang dekat dengan tampuk kekuasaan sebagai penyumbang utama untuk “prestasi” kredit macet tersebut.

Dalam soft launching Bank Aceh Syariah awal Agustus lalu, Gubernur Aceh sempat memuji kinerja direksi Bank Aceh yang disebutnya telah mampu menjadi yang terdepan dalam mendukung aktivitas pemberdayaan ekonomi masyarakat di Aceh. Kata dia, di tengah perekonomian nasional yang melambat pada tahun lalu, PT Bank Aceh tetap mampu meningkatkan kinerjanya dalam mendukung perekonomian daerah.

Menurut gubernur, bukan tanpa alasan ia menyatakan bahwa Bank Aceh berkontribusi bagi pembangunan perekonomian nasional. Data yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Aceh Busra Abdullah telah menercerminkan kinerja bank yang cukup baik.

“Hingga periode Juni 2016 pencapaian aset PT Bank Aceh sudah mencapai Rp20,78 triliun. Sementara perolehan laba sebelum pajak untuk semester pertama tahun 2016 telah mencapai Rp308 miliar, dan realisasi penyaluran kredit kepada sektor usaha pada semester pertama Juni 2016 sudah meningkat menjadi sebesar Rp12,89 triliun,” kata Busra. (humas pemerintah aceh)

COMMENTS

BLOGGER
Nama

#BenderaAceh #Mou Helsinki #Pilkada 2017 Aceh Aceh Barat Aceh Barat Daya Aceh Besar Aceh Jaya Aceh Selatan Aceh Singkil Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Tenggara Aceh Timur Aceh Utara Agama Banda Aceh Bener Meriah Bireuen Bisnis Budaya Editorial Ekonomi Gayo Lues Hiburan Hukum Internasional ISIS Kesehatan KNPI Kudeta Langsa Lhokseumawe Liga Champions Liga Inggris Liga Italia Liga Spanyol Medan MotoGP Muallaf Nagan Raya Nasional Olahraga Opini Pendidikan Peristiwa Pidie Pidie Jaya Politik Ramadhan Sabang Sejarah Sepak Bola Simeulue Sosial Subussalam Teknologi Unik
false
ltr
item
NADPOST: Kredit Macet, Bank Aceh Lakukan Penyuburan
Kredit Macet, Bank Aceh Lakukan Penyuburan
Persoalan serius ditunjukkan adanya kredit bermasalah di Bank Aceh sebesar Rp251,628 miliar. Dari total itu, Rp212,980 miliar disumbang dari sektor UMKM. Padahal, penyaluran kredit untuk UMKM hanya sekitar Rp732 miliar. Artinya, kredit yang bermasalah di sektor ini mencapai 80 persen lebih.
https://4.bp.blogspot.com/-ihEs4HcqAyQ/V8F5gibD5xI/AAAAAAAAAN8/Z-TyPJ5EKL44z9xYsn8N7fiyMt6zbKSpgCLcB/s640/3537.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-ihEs4HcqAyQ/V8F5gibD5xI/AAAAAAAAAN8/Z-TyPJ5EKL44z9xYsn8N7fiyMt6zbKSpgCLcB/s72-c/3537.jpg
NADPOST
http://www.nadpost.com/2016/08/kredit-macet-bank-aceh-lakukan.html
http://www.nadpost.com/
http://www.nadpost.com/
http://www.nadpost.com/2016/08/kredit-macet-bank-aceh-lakukan.html
true
60666952074365016
UTF-8
Posting tidak ditemukan LIHAT SEMUA Baca Selanjutnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Tulisan Lihat Semua Berita Lainnya Kategori Arsip Cari Semua Tulisan Tidak ditemukan posting apapun sesuai dengan permintaan Anda Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis jum'at Sabtu Mig Sen Sel Rab Kam Fri Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Augustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Sekarang 1 menit yang lalu $$1$$ menit yang lalu 1 jam yang lalu $$1$$ jam yang lalu Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu lalu Lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM Bagikan Untuk Membuka Copy semua kode Pilih semua kode Semua kode disalin ke clipboard Tidak dapat menyalin kode / teks, silahkan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin