Ratusan Linmas Kota Langsa Tuntut Penambahan Honor Pengamanan Pemilu

linmas langsa

NADPOst.com – Anggota Pelindung Masyarakat (Linmas) Kota Langsa, Jumat (12/4/2019) melakukan protes ke Satpol PP dan WH Langsa, usai Apel Siaga Pengamanan dan Penyerahan 902 personil Linmas ke Polres Langsa, di Lapangan Merdeka setempat.

Linmas memprotes besaran honor mereka yang hanya Rp 450 ribu selama 3 hari kerja menjelang dan hingga berakhirnya Pemilu Legeslatif dan Pilpres tanggal 16, 17, dan 18 April 2019 mendatang.

Aksi protes personel Linmas seluruh gampong yang ada di wilayah Kota Langsa ini mereka lakukan sekitar pukul 09.30 WIB, setelah usai Apel Siaga Pengamanan dan Penyerahan Linmas ke Polres Langsa yang mereka (Linmas) ikuti berakhir pada pukul 09.00 WIB.

Aksi protes selain menuntut penambahan honor, Linmas juga mempertanyakan uang saku apel yang tidak ada.

Loading...

Karena menurut mereka, pada Pemilu-pemilu lalu, setiap ada kegiatan sebelum hari H Pemilu, personel Linmas selalu mendapat uang saku.

“Hari ini kami datang kemari jauh, minimal kami dikasih uang saku Rp 50 ribu untuk isi minyak sepeda motor atau ongkos naik becak. Tapi hari ini setelah apel tidak ada (uang saku), hanya disuruh teken 3 rangkap, lalu dikasih nasi kotak aja 1 bungkus,” ujar seorang anggota Linmas.

Kemudian menurut mereka, pada Pemilu lalu, Linmas mendapat honor Rp 550 ribu, tapi mengapa pada Pemilu 2019 ini honor mereka hanya disediakan Rp 450 ribu.

Minimal honor mereka diberikan selama 3 hari kerja sebesar Rp 600 ribu.

Mereka memita honor tersebut ditambah, karena Linmas bekerja pada hari H Pemilu 24 jam, bahkan dari malam tanggal 16 April mereka telah bekerja jaga malam di lokasi TPS.

Sementara menyikapi persoalan itu, seorang petugas dari Satpol PP dan WH di hadapan para Linmas membacakan Dipa anggaran honor yang disediakan pemerintah kepada Linmas, yaitu Rp 450 ribu untuk 3 hari kerja.

Mendengar perkataan Kasatpol PP dan WH Langsa itu, para anggota Linmas bersorak dan menjawabnya tidak setuju. Mereka tetap meminta honor Rp 450 ribu itu ditambah.

Sementara Kasatpol PP dan WH, Maimun Sapta, yang hadir di tengah aksi protes Linmas tersebut, spontan menanyakan kepada para Linmas. Apakah mereka (Linmas) setuju dengan honor yang telah disediakan itu.

Jika setuju, Mimun meminta kepada personel Linmas menunjuk tangan, jika tidak setuju maka Satpol PP akan mencari Linmas pengganti lainnya.

“Siapa setuju tunjuk tangan, jika tidak kami akan cari Linmas pengganti lain,” teriak Maimun, lalu langsung bergegas dari kerumunan Linmas yang dijaga berapa petugas Polres Langsa, di depan kantor Satpol PL dan WH Langsa, di Jalan A Yani.

Anggota Linmas yang mendengar itu pun bertambah emosi, dan mengatakan mereka tetap tidak mau menerima honor tersebut.(*)

Advertisement
loading...

Tinggalkan Balasan