Usai Indehoi dengan PSK, Kepala BUMN PT Pelni Tewas Secara Misterius

NADPost.com – Pihak BUMN di bidang pelayaran sedang berduka atas meninggalnya Kepala , Marthin Mathius Tambunan Baruara.

Pria berumur 52 tahun tersebut dikabarkan telah meninggal dunia secara misterius setelah jasadnya ditemukan di sebuah lorong kamar hotel berbintang di Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/4).

Sampai pada saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian bos BUMN tersebut.

Salah satu bukti yang merekam detik-detik tewasnya Marthin ada dalam sebuah rekaman video cctv hotel tersebut.

Loading...

Dilansir Gridhot.ID dari TribunTimur.com, dalam rekaman CCTV tersebut terekam bahwa korban bersama dengan seorang wanita muda sebelum insiden tersebut.

Berdasarkan informasi yang ada, sebelum kejadian Marthin awalnya hendak ke Jakarta untuk urusan dinas pekerjaan.

Namun ketika berangkat dinas, ia diduga membooking seorang wanita untuk berhubungan intim di kamar hotel Biringkanaya.

Dugaan tersebut muncul berdasarkan hasil identifikasi rekaman CCTV yang memperlihatkan ia sedang bersama wanita muda menuju ke kamar hotel.

Sebelum tewas, korban terekam CCTV sedang berjalan santai di lorong kamar hotel.

Tak berselang lama, ia tampak terhuyung-huyung dan langsung terjatuh.

Setelah dirinya terjatuh, muncul sosok wanita muda berambut panjang dari dalam kamar.

Wanita itu tampak panik ketika melihat keadaan Marthin sudah terduduk lemas di lantai.

Ia pun sempat berusaha memberikan pertolongan pada Marthin namun akhirnya pergi begitu saja meninggalkan korban.

Ketika diperiksa oleh pihak kepolisian, petugas hotel memberikan keterangan yang membenarkan bahwa wanita muda yang tertangkap kamera CCTV hotel tersebut memang teman satu kamar korban.

“Si perempuan itu kan teman kamarnya. Jelas terekam kamera CCTV hotel. Dia ke arah korban, tapi setelah itu dia melarikan diri tinggalkan korban,” kata Kasatreskrim Polrestabes Makassat, AKBP Indratmoko, Selasa (30/4/2019).

Pada saat itu Korban ditemukan tak bernyawa di lantai 7 hotel tempatnya menginap, Minggu (28/4/2019) malam, dengan posisi tengkurap dan mulutnya yang mengeluarkan busa.

Saat dilakukan penyelidikan, di kamar hotel yang dipesan korban, Polsek Biringkanaya dan Satreskrim Polrestabes Makassar menemukan alat kontrasepsi yang selesai digunakan.

Kepolisian menegaskan, korban sempat berhubungan intim dengan wanita muda tersebut dari temuan kondom itu.

Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko menjelaskan, pihaknya mendapatkan kendala mencari tahu penyebab kematian korban.

Pasalnya, pihak keluarga bos BUMN ini enggan jasad korban diautopsi.

eluarga korban meminta jasad pria paruh baya itu langsung dibawa pulang ke kampung halaman.

“Korban sudah dibawa ke kampungnya, pihak keluarga korban juga menolak tidak divisum,” ungkap Indratmoko ditemui di Polrestabes, Selasa (30/4/2019) sore dikutip dari TribunTimur.com.

Pihak kepolisian sedang menyelidiki identitas wanita muda yang bersama bos BUMN tersebut untuk dimintai keterangan.

Hingga pada saat ini kematian bos PT Pelni Cabang Nabire Papua, Marthin Mathius Tambunan Baruara masih meninggalkan misteri.(*)

Advertisement
loading...

Tinggalkan Balasan