Pemuda Asal Pidie Empat Tahun Berturut-turut Menjadi Imam Tarawih di Kuala Lumpur Malaysia

Dulu hanya bermimpi, kini menjadi kenyataan. Pemuda asal Pidie empat tahun berturut-turut di undang untuk menjadi imam tarawih di Kuala Lumpur Malaysia.

Pemuda ramah yang akrab di sapa ustadz Zulfan itu adalah lulusan terbaik Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Kabupaten Pidie, Aceh.

Beliau hafiz 30 Juz yang pernah menjuarai Musabaqah ke 33 Kabupaten Pidie yang di laksanakan di Mane pada tahun 2014 lalu.

Ustadz muda kelahiran 1994 ini telah mengukir banyak prestasi semenjak menjadi santri di MUQ Pidie dan kini beliau sudah menjadi tenaga pendidik di MUQ .

Tahun 2016 menjadi tahun keberuntungan bagi ustadz Zulfan, dimana pada saat itu MUQ kedatangan wisatawan dari Malaysia.

Dalam akhir pertemuan, wisatawan asal negeri jiran itu meminta salah satu hafiz 30 juz untuk menjadi imam tarawih pada bulan ramadhan di Kuala Lumpur.

Setelah itu, keberkahan ramadhan pun mengalir deras kepada sang ustaz Zulfan. Beliau di percaya dari ramadhan tahun 2016 sampai ramadhan tahun 2019 menjalani ibadah puasa di Malaysia. Di Negeri Jiran, ustaz Zulfan juga mengajari warga Malaysia belajar membaca Alquran sambil tadarus.

Selain itu, ustadz berdarah Pidie tersebut juga di percaya menjadi imam Qiyamul Lail di malam sepuluh terakhir bulan ramadhan.

Keberadaan beliau di Kuala Lumpur Malaysia telah memberi warna baru bagi warga Malaysia dalam mendalami Ilmu Alquran.

Menurut keterangan melalui telegram, untuk undangan kali ke empat ini beliau sudah terbang ke Malaysia sejak tanggal 4 mei 2019 dan akan kembali ke tanah air pada tanggal 2 juni 2019 .