Berupaya Melakukan Aksi Penembakan di Al-Noor Islamic Center,

NADPost.com I Cordoba.media – Philip Manshaus (21) berupaya melakukan aksi penembakan di Al-Noor Islamic Center, Bærum, Norwegia, pada hari sabtu, sehari sebelum Hari Idul Adha. Namun aksinya berhasil di gagalkan oleh seorang kakek berdarah Pakistan, Purnawirawan Angkatan Udara berusia 65 bernama Mohammed Rafiq.

Mohammed Rafiq sedang mengaji ketika teroris itu datang. Melihat pelaku, ia lantas berdiri Dan langsong men-tackle teroris ini. Matanya yang sebelah sempat dicolok oleh teroris dengan menggunakan jari tangan. Namun ia sukses melucuti senjata yang di bawa oleh pelaku dan menghentikan aksi teroris terhadap jamaah Al-Noor Islamic Center. Hanya kakek Rafiq yang luka ringan dan tidak ada korban yang tewas.

Dari postingan, nampak bahwasanya sipelaku adalah salah seorang extrimis kanan yang terinspirasi dari aksi terorisme Christchrurch (Selandia Baru) Dan El Paso (AS) yang baru-baru ini terjadi. Dia juga memuji Anders Brehring Breivik, seorang teroris dari supremasi kualitas putih yang melakukan pembantaian terhadap 77 orang yang mayoritasnya adalah anak muda di Norwegia pada tahun 2011, 8 tahun lalu.

Oleh Kepolisian Norwegia, tindakan Philip Manshaus di anggap sebagai aksi terorisme. Bahkan sebelum melakukan aksi terorisme di Al-Noor Islamic Center, dia menembak adik tirinya sendiri hingga tewas. Jenazahnya di temukan di rumahnya.

Sumber :5pillars, The News Daily,  Express,  Budstikka, Independent.