Netanyahu: Israel Harus Punya Kebebasan untuk Menindak Iran

NADPost.com I MOSKOW – Israel harus diizinkan untuk bertindak bebas terhadap Iran. Hal itu dikatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi untuk membahas koordinasi keamanan di Suriah.

Kedua pemimpin telah bertemu lebih dari belasan kali dalam beberapa tahun terakhir dan militer kedua negara telah bekerja untuk menghindari bentrokan tidak disengaja di Suriah. Israel mengatakan telah melakukan ratusan serangan terhadap sasaran milik Iran untuk menghentikan Teheran membangun kehadiran militer permanen di sana.

“Koordinasi keamanan antara kami selalu penting, tetapi sekarang sangat penting, karena dalam sebulan terakhir telah terjadi peningkatan serius dalam upaya Iran untuk memukul Israel dari Suriah dan menempatkan rudal presisi di sana untuk digunakan terhadap kami,” kata Netanyahu di awal pertemuan seperti dikutip dari Reuters, Jumat (13/9/2019).

Iran dan milisi Lebanon yang didukungnya, Hizbullah, telah membantu Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara Suriah. Rusia, yang juga membantu Assad, sebagian besar menutup mata terhadap serangan udara Israel.

Kantor berita Rusia, RIA, mengatakan Putin memuji kerja sama militer dan keamanan antara Rusia dan Israel.

Setelah pertemuan sebelumnya dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, Netanyahu menegaskan bahwa bagi Israel untuk memastikan keamanannya, militernya perlu memiliki “kebebasan bertindak” terhadap Iran di wilayah tersebut.