Gampong Alue Me, Pidie Jaya Banjir

Senin, tanggal (6/4/2020) Gampong Alue Me Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie jaya diguyur hujan deras sejak pukul 11.30. Warga setempat tidak bisa melakukan aktivitas sepertinya biasanya. Pada pukul 16.30, tiba-tiba warga Alue Me di kejutkan dengan kedatangan banjir yang diperkirakan merupakan kiriman dari sungai besar yang ada di dekat Gampong tersebut.

 

Di tengah kepanikan covid-19, warga kembali mengalami syok terapi dengan banjir yang diperkirakan mencapai 50 cm sampai dengan 1 meter itu, banyak rumah warga yang tergenang banjir bahkan sampai merusak sebagian karpet alas lantai yang lazim digunakan warga setempat.

Dan bukan hanya itu, musibah banjir tersebut juga ikut menelan hasil panen berupa padi yang baru saja dipanenkan warga. Sehingga warga mengalami kerugian jutaan rupiah.

Selain kerugian materil warga Alue Me juga mengalami kesulitan untuk akses jalur transportasi, mengingat Kampung tersebut terletak diantara hamparan sawah-sawah, jalur menuju Kampung Alue Me juga terbilang belum memadai dengan Insfrasuktur  jalan yang masih belum diaspal. Sehingga jika musim hujan maka kampung alue me merupakan salah satu kampung yang sulit untuk di akses

Meluapnya air sungai hingga musibah banjir memang lazim terjadi di kampung alue me setiap tahun nya, dan bahkan dianggap sebagai hadih “Ulang Tahun” ungkap seorang warga setempat sambil bercanda. Hanya saja banjir kali ini lebih tinggi airnya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Warga berharap ada perhatian khusus dari pemerintah untuk memperbaiki sungai-sungai yang suka meluap dan juga akses jalan yang belum memadai, pungkas seorang warga di akhir wawancara.