Bocah Autis Terkurung Dua Tahun Tanpa Busana Di Ruang Khusus Penampungan

NADPost.com — Langsa – Dana (12) warga Alue Berawe, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, terkurung selama hampir dua tahun di salah satu ruang tempat penampungan Gelandangan Pengemis Dinas Sosial Kota Langsa di Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Kepada BERITAMERDEKA.net, Selasa (18/8/2020) malam, Ketua LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah mengatakan, sangat miris keadaan anak tersebut yang terkurung diruang 4×6 meter yang tanpa mengunakan pakaian (bugil) sama sekali.

Menurutnya, saat mendatangi ruang tempat tinggal anak penderita autis tersebut, bau busuk sangat menyengat.

“Ia terkurung diruang tersebut yang tidak dilengkapi MCK, hanya kasur lusuh yang ada,” kata Sayed.

Sementara itu, kata Sayed lagi, orang tua (Bukhari) dari anak tersebut hanya bekerja sebagai penjaga malam dipajak Kota Langsa dan sudah berpisah dengan ibunya.

Kata Sayed lagi, Ianya menemui langsung anak tersebut dengan kondisi memilukan tanpa ada perhatian sedikitpun.

“Rasanya tak perlu berlebihan membahas anggaran untuk hal yang tak seberapa ini, hanya diperlukan ketulusan dan niat baik dari semua pihak pasti semua teratasi,” tukas Sayed.

Menurut Sayed, yang pasti jangan pernah ada yang coba menyembunyikan kebobrokan pelayanan terhadap publik, harus objektif dan transparan demi menjaga marwah dan wibawa pemerintah.

Karena itu, berharap agar pihak DPRK dapat segera mengambil sikap dan langkah yang kongkrit agar kondisi ini tidak bertambah buruk.(syafrul)