Mulai Tanggal 4 September 2020, Semua Khatib Jumat di Aceh Harus Sampaikan Tentang Bahaya Covid-19

NADPost.com | Sekretaris Daerah Aceh dr. Taqwallah, M.Kes meminta kepada semua khatib yang menyampaikan khutbah pada hari Jumat 4 September 2020 mendatang harus menjelaskan tentang bahaya penularan virus corona atau covid-19.

Menurut Sekda Aceh, penyampaian materi mengenai bahaya covid sangat penting untuk menggugah masyarakat Aceh lebih peduli terhadap penerapan protookol kesehatan seperti mencuci tangan dan memakai masker.

Sebab, memakai masker dipercaya sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran covid-19 di Aceh yang kini terus meningkat setiap hari. Disamping sebagiannya sudah sembuh dari infeksi virus mematikan itu.

Taqwallah juga meminta kepada Kepala Dinas Syariat Islam Aceh untuk segera melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Syariat Islam kabupaten/kota se-Aceh, agar semua masjid nantinya mendapat materi khutbah tentang pentingnya memakai masker.

“Semua khatib harus menyampaikan khutbah tentang ajakan pentingnya memakai masker demi keselamatan masyarakat kita di Aceh ini,” demikian kata Sekda Aceh dr. Taqwallah seperti diberitakan website resmi Pemerintah Aceh.

Hal itu disampaikan Sekda saat meninjau gudang penyimpanan masker di Kantor Dinas Syariat Islam Aceh, Minggu 30 Agustus kemarin. Saat melakukan peninjauan, terlihat para aparatur di dinas tersebut sedang menyiapkan materi khutbah yang nantinya akan digaungkan di seluruh masjid yang ada di Aceh.

Menurut Sekda, Pemerintah Aceh saat sedang sedang menyiapkan 1 juta masker bersumber dari bantuan Presiden Indonesia Joko Widodo. 1 juta masker itu akan dibagikan kepada masyarakat Aceh secara serentak pada 4 September mendatang.

Pembagian 1 juta masker merupakan upaya dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh untuk menekan angka penyebaran covid-19 di Indonesia khususnya di Aceh. Bukan itu saja, seluruh stakeholder dan TNI-Polri juga sudah diperintahkan melakukan penegakan protokol kesehatan demi menyelamatkan rakyat dari serangan virus.